“Wa rubba akhin qashiyyil ‘irqi fihi, saluwwun ‘an akhika minal wulaad = berapa banyak saudaramu, yang tidak mempunyai hubungan darah apapun denganmu, tapi kebaikannya melebihi kebaikan saudara kandungmu.” (Mihyad Addailami)
Itu adalah gambaran persaudaraan dalam Islam. Persaudaraan yang tidak diikat oleh kedekatan hubungan darah. Persaudaraan yang timbul karena kecintaan kepada Allah subhanahu wata’ala. Persaudaraan karena kesamaan tujuan hidup. Persaudaraan yang tak bisa dipisahkan karena berbagai perbedaan latar belakang, sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Mereka saling mencintai satu sama lain. Mereka saling menyayangi satu sama lain. Mereka saling berbagi satu sama lain. Mereka saling menutupi kekurangan mereka satu sama lain. Mereka diibaratkan oleh Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam “Seperti satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang merasakan sakit, maka rasa sakit tersebut akan menjalar ke seluruh tubuh” (Hadits Muttafaqun ‘alaihi) Continue reading




