SUSAHNYA MENJADI IBU

Judul diatas bukanlah sebuah curahan hati (curhat ) pribadi, apalagi sebuah bentuk denial / penyangkalan terhadap kodrat seorang wanita. Judul di atas hanyalah sebagai sebuah ungkapan betapa berat dan besarnya tanggungjawab seorang ibu. “ Saya hanya seorang ibu rumah tangga” jawab seorang ibu ketika ditanya mengenai profesinya. Kata “ hanya” memiliki konotasi sesuatu yang sepele atau biasa. Masyarakat memang terlanjur menganggap bahwa profesi ibu rumah tangga hanyalah profesi wanita yang tidak berpendidikan. Berbeda dengan wanita karier yang memiliki gengsi dan “berharga” di mata orang. Continue reading

Posted in Kajian | Tagged , , , , , | Leave a comment

Mewaspadai Maksiat dalam Kemasan

Jika anda belajar ilmu ekonomi, maka anda akan mengenal salah satu cabang ilmu ekonomi yaitu pemasaran. Dalam ilmu pemasaran  dikenal istilah packaging dalam sebuah produk. Packaging atau kemasan penting karena merupakan salah satu strategi dalam menarik segmen pasar yang dituju. Lihat saja beberapa produk-produk lama telah mengubah kemasan lama menjadi yang baru sehingga tidak akan kalah dan tersaingi dengan produk baru yang mempunyai kemasan lebih menarik. Bahkan terkadang walaupun  barang tersebut tidak berkualitas, tetapi dikemas menarik dan elegan maka  konsumen akan tertarik setidaknya untuk mencoba. Dengan kata lain, kemasan merupakan citra positif yang tampak dari luar tapi tak dapat dipastikan kualitas isinya. Continue reading

Posted in Kajian | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Tibbun Nabawi

“Allah tidaklah menurunkan suatu penyakit melainkan juga menurunkan obatnya.” (HR. Al-Bukhari)

Istilah Thibbun Nabawi pertama kali dipopulerkan oleh dokter muslim sekitar abad ke-13 M untuk menunjukan ilmu-ilmu kedokteran yang berada dalam bingkai keimanan pada Allah sehingga terjaga dari kesyirikan, takhayul dan khurafat.

Al-Qur’an dan As-Sunnah adalah dua sumber utama dalam ajaran Islam. Tentunya, ilmu kedokteran nabi adalah bidang khusus yang hanya dapat dipahami dan dipraktekkan secara mendalam oleh seseorang yang memiliki bekal pengetahuan tentang akidah dan filsafat Islam, dan pada saat yang sama juga menguasai ilmu kedokteran

Continue reading

Posted in Tibbun Nabawi | Tagged , , , , | 1 Comment

Tibbun Nabawi Bekal Penting Bagi Santri

Dengan tema “Tinggalkan Pengobatan Kimia, Beralihlah Pada Pengobatan Rasulullah” Selasa, 25 April 2011 Pondok Pesantren Putri Babul Khairat, melaksanakan pelatihan bekam. Acara ini diikuti oleh seluruh santri pondok dan sebagian asatidz.

Acara dimulai pukul 10.30, dengan pembukaan oleh pengasuh pondok, Habib Umar Muhsin Alatas. Selanjutnya materi disampaikan oleh Ust. Saifur Rasyid, seorang praktisi tibbun nabawi yang sudah 10 tahun menggeluti pengobatan ala Rasulullah ini. Ust. Rasyid di awal menjelaskan kepada para santri  bagaimana Rasulullah saw mengajarkan kita untuk menjaga kesehatan, dan anjuran untuk memberikan pengobatan secara alamiah, tidak tergantung pada obat-obatan kimia yang masih diragukan kehalalannya. Disamping itu, beliau juga mengingatkan bahwa obat-obatan kimia banyak mempunyai efek samping yang membahayakan tubuh kita.

Continue reading

Posted in Berita, Tibbun Nabawi | Tagged , , , , | Leave a comment

Mengejar Target Kelululusan

Sempat sedikit bersitegang dengan rekan-rekan guru, ketika saya agak ngotot meminta mereka agar mengisi raport sesuai dengan hasil ujian anak-anak saja. Tapi mereka tetap besikeras untuk mencantumkan nilai di raport siswa sesuai atau di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah diatur sebelumnya. Berapapun hasil yang didapat siswa pada pelaksanaan ujian. Mereka berdalih bahwa hal tersebut untuk melempangkan jalan siswa menuju kelulusan. Sebab untuk ujian akhir nasional (UAN) tahun ini sudah tidak lagi menjadi satu-satunya acuan untuk menentukan kelulusan siswa. Tapi juga ditentukan oleh hasil ujian akhir sekolah dan nilai raport. Hasil UAN 60%. Hasil UAS ditambah nilai raport mulai semester 1 sampai semester 5, 40%. Begitu komposisinya. Continue reading

Posted in Kajian | Tagged , , , , , | Leave a comment