“Wanita dijajah pria sejak dulu. Dijadikan perhiasan sangkar madu”. Kira-kira begitulah bunyi lagu yang cukup terkenal beberapa tahun lalu. Wanita dalam lagu itu digambarkan sebagai korban laki-laki. Karena wanita memang hanya dikenal sebagai konco wingking yang hanya tahu kasur, sumur dan dapur. Wanita hanya sebagai obyek dan bukan sebagai subyek. Di kalangan bangsa Arab jahiliyah sebelum datangnya Islam pun perempuan tak lebih seperti budak yang kerjanya melayani para lelaki dan melahirkan anak-anak mereka. Bayi perempuan yang baru lahir pun tak segan mereka kubur hidup-hidup karena tak mau menganggung malu.
Seiring perkembangan zaman yang semakin maju dan modern, emansipasi mulai di hembuskan. Di Indonesia, emansipasi dimulai dengan munculnya ide-ide dari RA Kartini yang dikenal sebagai pelopor emanspasi wanita. Banyak wanita yang menuntut persamaan hak dengan laki-laki termasuk dalam hal pendidikan, karier, dan lainnya. Dalam islam menuntut ilmu bukan dominasi laki-laki semata. “ Thalabul ilmi faridhatun ala kulli muslimin wa muslimat”. Itulah hadist yang popular dan wajib dihapal oleh setiap penuntut ilmu muslim. Continue reading


